Info

SELAMAT DATANG

My Radian | Indonesia Visi Menjadi Sebuah Lembaga / Instansi yang berguna dan bermanfaat bagi dunia dan semua orang disekitarnya , Serta Mampu Menciptkan Suatu Hasil Karya Nyata yang terbaik dan menjadi kebutuhan hidup setiap orang didunia untuk membantu meringankan Aktivitas Sehari Hari.

Sekilas Tentang Admin

My Radian | Indonesia, Nama Pembuat : Rana, Tanggal Pembuatan 21 November 2011 Dengan Menggunakan Nama Phoenix, dengan kemudian berganti menjadi RADIAN pertanggal 29 Oktober 2012 Terima Kasih

Follow Me

Rabu, 16 November 2011

SEA GAMES "TUNGGAL PUTRA PANAHAN INDONESIA RAIH EMAS"




JAKARTA - Indonesia kembali menambah pundi-pundi emasnya lewat cabang panahan (Archery) nomor tunggal putra. Pada partai final, I Gusti Nyoman Puruhito mengalahkan lawannya dari Filipina yakni Yap Earl Benjamin Jancito. Kemenangan itu membuat lagu Indonesia Raya berkumandang pada sesi penyerahan medali.

Puruhito berhasil tampil gemilang hari ini. Babak demi babak dia lewati tanpa  banyak kesulitan. Pria kelahiran Bojonegoro ini hanya sempat mengalami kendala pada laga semifinal. Namun dia berhasil menang atas lawannya dari Myanmar, Swe Ye Min 144-141.

Babak final menjadi ajang unjuk gigi bagi Puruhito. Melawan Yap Earl Benjamin, Puruhito seakan memperlihatkan kehebatannya yang jauh mengungguli  sang lawan, dilihat dari perolehan poin yang diraihnya yakni 144 dan sang lawan hanya mendapat 114. 

"Sudah lima kali saya bertemu Yap Earl dan sudah empat kali menang lawan Earl di tahun 2007 dan 2009, di 2009 saya menang dua kali. Tadi sempat kejar2an angka, tapi saya tetap percaya walaupun grogi dikit karena ada angin, faktor angin,"ujar Puruhito kepada para wartawan di venue Panahan di Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (16/11/2011).

Atlet panah yang lahir di Bojonegoro ini merasa kemenangan yang diraihnya ini luar biasa. Medali emas yang diraihnya pasti berujung bonus dari pemerintah, dan untuk hal itu dirinya menyatakan,"Soal bonus, saya belum berpikir sampai disana."

"Ini adalah emas ketiga setelah tahun 2009 dan 2007 di nomor yang sama. Bisa dibilang ini mempertahankan," tambah pemuda kelahiran Bojonegoro tersebut.Sejatinya, Indonesia diwakili oleh dua orang pemanah. Selain Puruhito, terdapat Kuswantoro yang juga tampil di nomor yang sama. Sayang, Kuswantoro kandas di perempat final dari Yap Earl Benjamin Jancito dari Filipina dengan perolehan total skor 142-144.



0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Berikan Komentar yang layak dan bijak, komentar yang mengandung SPAM, SARA , dan PORNOGRAFI akan saya hapus . Blog DOFOLLOW.
Saya Mengucapkan banyak terimakasih atas partisipasi dan atas kunjungan kalian, Saya Berharap semoga ini bisa bermanfaat buat kita semua .