Info

SELAMAT DATANG

My Radian | Indonesia Visi Menjadi Sebuah Lembaga / Instansi yang berguna dan bermanfaat bagi dunia dan semua orang disekitarnya , Serta Mampu Menciptkan Suatu Hasil Karya Nyata yang terbaik dan menjadi kebutuhan hidup setiap orang didunia untuk membantu meringankan Aktivitas Sehari Hari.

Sekilas Tentang Admin

My Radian | Indonesia, Nama Pembuat : Rana, Tanggal Pembuatan 21 November 2011 Dengan Menggunakan Nama Phoenix, dengan kemudian berganti menjadi RADIAN pertanggal 29 Oktober 2012 Terima Kasih

PT. RADIAN INDONESIA

Ini adalah Impian saya, Mendirikan Sebuah Perusahaan dengan Nama RADIAN INDONESIA . Mohon Doa Dan Dukungan

PT. RADIAN INDONESIA

RADIAN OF THE FUTURE

PT. RADIAN INDONESIA

This Is My Life, @myradian_ | Always Loving You

FOR INDONESIAN

ART RADIAN

HAPPY BIRTHDAY NICE AND FRESH BE A BETTER

ART RADIAN

Follow Me

Senin, 14 November 2011

01 KK. MERAKIT PERSONAL KOMPUTER (PC)



 Merakit Personal Komputer








Ø  Perlengkapan / Peralatan:
1. Mainboard / Motherboard
2. Processor
3. Heatsink + Kipas Pendingin
4. VGA Card (Kartu VGA)
5. Sound Card (Kartu Suara) jika ada
6. HDD (Hard Disk Drive)
7. FDD (Floppy Disk Drive)
8. CD ROM/RW atau DVD ROM/RW
9. Monitor
10. Keyboard
11. Mouse
12. Speaker Aktif
13. Kabel power (monitor + CPU)
14. Kabel IDE
15. Kabel FDD
16. Cassing + Power Supply
17. Tang


Ø  Langkah Kerja :

1. Menyiapkan dan Mengamati Mainbord / Motherboard

a. Siapkan Motherboard dan amati bagian-bagiannya dengan seksama. Apabila perlu gambar posisi komponen yang ada padanya agar lebih paham.

b. Setelah itu buka pengunci socket processor.

2. Ambil Processor

a. Perhatikan bahwa processor mempunyai tanda pada salah satu sudutnya, dalam hal ini biasaya ditandai dengan lekukan, lubang atau anak panah.

b. Cocokkan tanda tersebut dengan tanda yang ada pada socket processor.

c. Jika anda melakukan hal tersebut di atas dengan tepat, maka processor akan dapat dimasukkan ke socketnya dengan baik dan benar (Jika processor belum terpasang dengan benar JANGAN DIPAKSA ATAU DITEKAN).

d. Kunci kembali socket tersebut dengan cara menekan tuas kebawah dan mengaitkan pada pengunci yang ada.


3. Memasang Kipas Pendingin


a. Heatsink dan kipas angin biasanya sudah dirangkai menjadi satu, sehingga anda tinggal memasangnya.

b. Sebelum memasang, perhatikan posisi kabel daya untuk kipas dengan lokasi connector dayanya. Cari jarak terpendek agar kabel daya itu tidak bersinggungan dengan kipas.

c. Dalam contoh heatsink Pentium 4 kali ini bentuk pendinginnya adalah bulat dan terdapat 4 buah pengunci pada 4 titik disekeliling pendingin
.

4. Memasang Memory

a. Untuk memasang memory, maka bukalah pengunci slot memory di kedua sisinya pada motherboard.

b. Perhatihkan bahwa setiap keping memori memiliki celah pada sisi bawahnya. Pada praktek kali ini kita menggunakan double data rate random access memory (DDRAM). Ada jenis RAM yang lain, tetapi saat ini susah ditemukan di pasaran dalam keadaan baru yang disebut dengan syncronous dynamic random access memory (SDRAM).

c. Cocokkan celah ini dengan slot memori. Jika saudara memaksakan memasang memory dengan arah yang salah, maka dapat merusakkan memory atau bahkan motherboardnya.

d. Tekan keping memori pada kedua sisinya sehingga terdengar bunyi “klik”, dan penguncinya akan menutup dengan sendirinya.

5. Menyiapkan Casing

a. Siapkan casing yang akan digunakan.

b. Letakkan di atas meja atau tempat lain yang dianggap aman.

c. Lepas sekrup yang ada pada bagian belakang, kemudian buka panel sampingnya dengan hati-hati, seperti pada gambar berikut ini

d. Cocokkan posisi motherboard dengan dudukan yang ada pada casing.

e. Pastikan kaki-kaki tersebut akan mendukung motherboard anda di bagian yang membutuhkan tekanan kuat, seperti socket processor atau slot memory. Jangan lupa setiap dudukan motherboard yang ada lubang bautnya harus dikasih sekrup/baut, agar kedudukannya kuat (tidak goyah).


6. Memasang Motherboard.

a. Siapkan sekrup-sekrup yang digunakan dan obeng, kemudian pasang motherboard anda dengan benar pada dudukan yang tersedia.

b. Kuatkan (putar searah dengan jarum jam) semua sekrup yang digunakan untuk motherboard tersebut dengan baik dan benar.

1. Menyiapkan Harddisk

a. Ambil harddisk anda, dan perhatikan bagian jumpernya. Pada jumper akan terdapat pilihan Master, Slave atau Cable Select. Informasi ini dapat ditemukan pada permukaan harddisk.(biasanya sudah terpasang dalam posisi master)

b. Pasang jumper pada posisi sesuai dengan yang diinginkan. Jika perlu siapkan pinset untuk mencabut dan memasang jumper pada harddisk.

1. Memasang Harddisk ke Casing

a. Beberapa casing manggunakan sistem bracket yang dapat dilepas untuk memudahkan dalam pemasangan harddisk dan floppy drive.

b. Pilihlah sekrup yang sesuai, jangan sampai terlalu besar atau terlalu panjang, kemudian pasang sekrup tersebut pada dudukan harddisk dengan baik dan benar.


7. Menghubungkan Harddisk ke Motherboard

a. Perhatikan bahwa terdapat dua tipe kabel data IDE, yaitu 40-wire dan 34-wire. Kabel 40-wire digunakan untuk harddisk, dan kabel 34-wire digunakan untuk flopy disk drive (FDD).

b. Pemasangan kabel data ini tidak boleh terbalik. Pada salah satu sisi biasanya terdapat kabel dengan warna merah yang menandakan pin nomor 1.

c. Posisi ini juga ditandai di harddisk. Normalnya posisi pin 1 pada harddisk (kabel warna merah) berada tepat di sebelah connector daya (warna merah pula).


8. Memasang Floppy Disk Drive (FDD)

a. Memasang Floppy drive, hampir sama dengan memasang harddisk, kecuali untuk beberapa model casing yang memisahkan tempat floppy dan harddisk. Floppy drive langsung dimasukkan kedalam case dan dipasang sekrup..

b. Beberapa tipe casing, kemungkinan perlu untuk membuka panel depannya terlebih dahulu sebelum memasang floppy disk drive.

9. Menyiapkan CD / DVD Drive

a. Seperti halnya harddisk, CD / DVD drive juga menggunakan jumper untuk posisi Master dan Slave. Atur jumper tesebut pada posisi yang diinginkan.

b. Apabila hanya terdapat sebuah harddisk, maka jumper berada pada posisi Master.

c. Seandainya terdapat 2 buah harddisk pada satu komputer dan keduanya diaktifkan, maka 1 harddisk dijadikan Master dan harddisk satunya harus diatur pada posisi Slave.

10. Memasang CD / DVD drive

a. Untuk memasang CD / DVD drive biasanya kita perlu melepas panel depan casing terlebih dahulu, atau tergantung juga jenis dan model casing yang digunakan.

b. Membuka penutup drive yang ada pada panel depan.

c. Pasanglah CD/DVD drive dengan benar, kemudian tutup kembali panel depan (jika menggunakan panel depan).

11. Menghubungkan CD / DVD drive ke Motherboard

a. CD/DVD dipasang langsung kedalam casing tanpa rail dan kuatkan dengan sekrup yang tepat.

b. Pemasangan kabel data IDE dari CD/DVD ke motherboard sama dengan pemasangan harddisk. Jangan lupa untuk selalu merapikan kabel-kabel tersebut agar tidak saling terkait dan “semrawut”. Atur lintasan dan jalur kabel dengan rapi, jika perlu ikatlah agar lebih rapi dan enak dipandang mata.

12. Memasang Ethernet Card / LAN Card

a. Untuk memasang LAN Card, anda tidak perlu membuka kunci atau semacamnya. Yang anda lakukan adalah mencocokkan celoah slot dengan LAN Card (jangan sampai keliru dengan slot AGP/PCI).

b. Pasanglah LAN Card dengan menekan tanpa memaksa. Sampai benar-benar kencang.

13. Memasang VGA Card

a. Cari slot VGA (biasanya AGP) pada motherboard, ini adalah slot ekspansi terdekat dengan prosesor, biasanya terletak paling jauh dari belakang casing disbanding konektor PCI lainnya. Letakkan VGA Card pada slot, kemudian tekan dan kuakan dengan sekrup yang tepat.

b. ATI Radeon 9800 (jenis VGA Card), sama seperti graphic card high end lainnya, membutuhkan koneksi terpisah dari power supply. Karena card ini menggunakan konektor hard disk 4 pint berukuran besar. Card lain mungkin membutuhkan konektor yang lebih kecil.

14. Menghubungkan Kabel Connector pada Motherboard

a. Sekarang kita perlu menyambung kabel-kabel dari casing ke motherboard.

b. Kabel ini terdiri dari switch daya, indikator harddisk, indikator daya, tombol reset dan speaker, seperti tampak pada gambar berikut ini.

c. Untuk casing yang menyediakan panel depan, misalnya universal serial bus (USB), maka kabel-kabelnya juga harus dihubungkan ke motherboard agar dapat berfungsi dengan normal.

15. Menghubungkan Kabel Daya

a. Setelah semua terpasang, maka langkah selanjutnya adalah menghubungkan kabel daya dari catu daya ke motherboard, harddisk, FDD dan CDROM.

b. Untuk motherboard Pentium 4, biasanya paling tidak ada 2 connector daya yang harus dipasang, seperti gambar berikut ini.

c. Kemudian sambungkan juga kabel-kabel daya ke hardisk, floppy, dan CD/ VD. Jika casing saudara menggunakan kipas pendingin, maka hubungkan ke catu daya atau ke motherboard, sesuai dengan connector yang dimiliki.


16. Siapkan Komponen-Komponen Bagian Luar

a. Jika komponen bagian dalam sudah beres, maka sekarang giliran komponenkomponen bagian luar, seperti monitor, keyboard, mouse dan speaker.

b. Untuk komponen-komponen ini, kita tinggal menyambungkan kabel-kabelnya saja pada terminal yang telah ditentukan, misalnya keyboard, mouse, speaker dan lain-lainnya.

c. Jangan lupa untuk kabel-kabel daya, baik untuk bagian casing maupun monitor.

17. Memeriksa Catu Daya

a. Periksalah dengan seksama untuk catu daya yang digunakan. Tegangan normalnya adalah 220 – 230 Volt. Apabila disediakan switch, maka pindahkan switch ke sumber tegangan yang sesuai.
b. Beberapa power supply dilengkapi dengan pemindahan tegangan (switch) antara 110 -220 Volt.

b. Cocokkan tanda tersebut dengan tanda yang ada pada socket processor.

c. Jika anda melakukan hal tersebut di atas dengan tepat, maka processor akan dapat dimasukkan ke socketnya dengan baik dan benar (Jika processor belum terpasang dengan benar JANGAN DIPAKSA ATAU DITEKAN).

d. Kunci kembali socket tersebut dengan cara menekan tuas kebawah dan mengaitkan pada pengunci yang ada.

18. Memasang Kipas Pendingin

a. Heatsink dan kipas angin biasanya sudah dirangkai menjadi satu, sehingga anda tinggal memasangnya.

b. Sebelum memasang, perhatikan posisi kabel daya untuk kipas dengan lokasi connector dayanya. Cari jarak terpendek agar kabel daya itu tidak bersinggungan dengan kipas

c. Dalam contoh heatsink Pentium 4 kali ini bentuk pendinginnya adalah bulat dan terdapat 4 buah pengunci pada 4 titik disekeliling pendingin.

19. Memasang Memory

a. Untuk memasang memory, maka bukalah pengunci slot memory di kedua sisinya pada motherboard.

b. Perhatihkan bahwa setiap keping memori memiliki celah pada sisi bawahnya. Pada praktek kali ini kita menggunakan double data rate random access memory (DDRAM). Ada jenis RAM yang lain, tetapi saat ini susah ditemukan di pasaran dalam keadaan baru yang disebut dengan syncronous dynamic random access memory (SDRAM).

c. Cocokkan celah ini dengan slot memori. Jika saudara memaksakan memasang memory dengan arah yang salah, maka dapat merusakkan memory atau bahkan motherboardnya.

d. Tekan keping memori pada kedua sisinya sehingga terdengar bunyi “klik”, dan penguncinya akan menutup dengan sendirinya.

1. Menyiapkan Casing

a. Siapkan casing yang akan digunakan.

b. Letakkan di atas meja atau tempat lain yang dianggap aman.

c. Lepas sekrup yang ada pada bagian belakang, kemudian buka panel sampingnya dengan hati-hati, seperti pada gambar berikut ini.

d. Cocokkan posisi motherboard dengan dudukan yang ada pada casing.

e. Pastikan kaki-kaki tersebut akan mendukung motherboard anda di bagian yang membutuhkan tekanan kuat, seperti socket processor atau slot memory. Jangan lupa setiap dudukan motherboard yang ada lubang bautnya harus dikasih sekrup/baut, agar kedudukannya kuat (tidak goyah).

1. Memasang Motherboard.

a. Siapkan sekrup-sekrup yang digunakan dan obeng, kemudian pasang motherboard anda dengan benar pada dudukan yang tersedia.

b. Kuatkan (putar searah dengan jarum jam) semua sekrup yang digunakan untuk motherboard tersebut dengan baik dan benar.

20. Menyiapkan Harddisk

a. Ambil harddisk anda, dan perhatikan bagian jumpernya. Pada jumper akan terdapat pilihan Master, Slave atau Cable Select. Informasi ini dapat ditemukan pada permukaan harddisk.(biasanya sudah terpasang dalam posisi master)

b. Pasang jumper pada posisi sesuai dengan yang diinginkan. Jika perlu siapkan pinset untuk mencabut dan memasang jumper pada harddisk.

21. Memasang Harddisk ke Casing

a. Beberapa casing manggunakan sistem bracket yang dapat dilepas untuk memudahkan dalam pemasangan harddisk dan floppy drive.

b. Pilihlah sekrup yang sesuai, jangan sampai terlalu besar atau terlalu panjang, kemudian pasang sekrup tersebut pada dudukan harddisk dengan baik dan benar.

22. Menghubungkan Harddisk ke Motherboard
a. Perhatikan bahwa terdapat dua tipe kabel data IDE, yaitu 40-wire dan 34-wire. Kabel 40-wire digunakan untuk harddisk, dan kabel 34-wire digunakan untuk flopy disk drive (FDD).

b. Pemasangan kabel data ini tidak boleh terbalik. Pada salah satu sisi biasanya terdapat kabel dengan warna merah yang menandakan pin nomor 1.

c. Posisi ini juga ditandai di harddisk. Normalnya posisi pin 1 pada harddisk (kabel warna merah) berada tepat di sebelah connector daya (warna merah pula).

23. Memasang Floppy Disk Drive (FDD)

a. Memasang Floppy drive, hampir sama dengan memasang harddisk, kecuali untuk beberapa model casing yang memisahkan tempat floppy dan harddisk. Floppy drive langsung dimasukkan kedalam case dan dipasang sekrup.

. Beberapa tipe casing, kemungkinan perlu untuk membuka panel depannya terlebih dahulu sebelum memasang floppy disk drive.

24. Menyiapkan CD / DVD Drive

a. Seperti halnya harddisk, CD / DVD drive juga menggunakan jumper untuk posisi Master dan Slave. Atur jumper tesebut pada posisi yang diinginkan.

b. Apabila hanya terdapat sebuah harddisk, maka jumper berada pada posisi Master.

c. Seandainya terdapat 2 buah harddisk pada satu komputer dan keduanya diaktifkan, maka 1 harddisk dijadikan Master dan harddisk satunya harus diatur pada posisi Slave.

25. Memasang CD / DVD drive

a. Untuk memasang CD / DVD drive biasanya kita perlu melepas panel depan casing terlebih dahulu, atau tergantung juga jenis dan model casing yang digunakan.

b. Membuka penutup drive yang ada pada panel depan.

c. Pasanglah CD/DVD drive dengan benar, kemudian tutup kembali panel depan (jika menggunakan panel depan).

26. Menghubungkan CD / DVD drive ke Motherboard

a. CD/DVD dipasang langsung kedalam casing tanpa rail dan kuatkan dengan sekrup yang tepat.

b. Pemasangan kabel data IDE dari CD/DVD ke motherboard sama dengan pemasangan harddisk.

c. Jangan lupa untuk selalu merapikan kabel-kabel tersebut agar tidak saling terkait dan “semrawut”. Atur lintasan dan jalur kabel dengan rapi, jika perlu ikatlah agar lebih rapi dan enak dipandang mata.

27. Memasang Ethernet Card / LAN Card

a. Untuk memasang LAN Card, anda tidak perlu membuka kunci atau semacamnya. Yang anda lakukan adalah mencocokkan celoah slot dengan LAN Card (jangan sampai keliru dengan slot AGP/PCI).

b. Pasanglah LAN Card dengan menekan tanpa memaksa. Sampai benar-benar kencang.

28. Memasang VGA Card

a. Cari slot VGA (biasanya AGP) pada motherboard, ini adalah slot ekspansi terdekat dengan prosesor, biasanya terletak paling jauh dari belakang casing disbanding konektor PCI lainnya. Letakkan VGA Card pada slot, kemudian tekan dan kuakan dengan sekrup yang tepat.

b. ATI Radeon 9800 (jenis VGA Card), sama seperti graphic card high end lainnya, membutuhkan koneksi terpisah dari power supply. Karena card ini menggunakan konektor hard disk 4 pint berukuran besar. Card lain mungkin membutuhkan konektor yang lebih kecil.


29. Menghubungkan Kabel Connector pada Motherboard
a. Sekarang kita perlu menyambung kabel-kabel dari casing ke motherboard.

b. Kabel ini terdiri dari switch daya, indikator harddisk, indikator daya, tombol reset dan speaker, seperti tampak pada gambar berikut ini.

c. Untuk casing yang menyediakan panel depan, misalnya universal serial bus (USB), maka kabel-kabelnya juga harus dihubungkan ke motherboard agar dapat berfungsi dengan normal.


30. Menghubungkan Kabel Daya

a. Setelah semua terpasang, maka langkah selanjutnya adalah menghubungkan kabel daya dari catu daya ke motherboard, harddisk, FDD dan CDROM.

b. Untuk motherboard Pentium 4, biasanya paling tidak ada 2 connector daya yang harus dipasang, seperti gambar berikut ini.

c. Kemudian sambungkan juga kabel-kabel daya ke hardisk, floppy, dan CD/ VD. Jika casing saudara menggunakan kipas pendingin, maka hubungkan ke catu daya atau ke motherboard, sesuai dengan connector yang dimiliki.

31. Siapkan Komponen-Komponen Bagian Luar

a. Jika komponen bagian dalam sudah beres, maka sekarang giliran komponenkomponen bagian luar, seperti monitor, keyboard, mouse dan speaker.

b. Untuk komponen-komponen ini, kita tinggal menyambungkan kabel-kabelnya saja pada terminal yang telah ditentukan, misalnya keyboard, mouse, speaker dan lain-lainnya.

c. Jangan lupa untuk kabel-kabel daya, baik untuk bagian casing maupun monitor.

32. Memeriksa Catu Daya

a. Periksalah dengan seksama untuk catu daya yang digunakan. Tegangan normalnya adalah 220 – 230 Volt. Apabila disediakan switch, maka pindahkan switch ke sumber tegangan yang sesuai.
b. Beberapa power supply dilengkapi dengan pemindahan tegangan (switch) antara 110 atau 220 Volt.


HARDWARE "Microsoft Pamer Tablet Samsung dengan Windows 8"

CALIFORNIA - Di sela-sela konferensi Windows 8, Microsoft memperkenalkan tablet besutan Samsung yang sudah ter-install Windows 8 versi pra beta. 


Seperti diketahui raksasa software itu mengumumkan update sistem operasinya di konferensi  Build  di Anaheim, California, yang digembar-gemborkan sebagai penantang serius iPad Apple. Microsoft menunjukkan bahwa Windows 8 akan berkompromi dengan PC dan tablet sekaligus.

"Dari chipset untuk pengalaman pengguna, Windows 8 membawa berbagai kemampuan baru tanpa kompromi," jelas Microsoft's Windows division president Steven Sinofsky, seperti dilansir Apple Insider, Rabu (14/9/2011). 

Dalam upaya untuk mendorong pengembangan awal untuk platform, yang dikabarkan akan tiba tahun depan, Microsoft memberikan masing-masing 5.000 peserta tablet yang dibenamkan Windows 8 pra beta ini. Tablet ini sendiri telah dikembangkan bersama dengan Samsung. Menggunakan prosesor Intel i5 dan dikemas dengan Internet Explorer 10 dan sejumlah aplikasi yang dikembangkan oleh Microsoft.

Tabet Samsung Windows 8 ini menampilkan prosesor 1.6GHz, layar 11,6 inci, kamera depan dan belakang, dan port HDMI, port USB, slot microSD dan slot kartu SIM. 

Sayangnya tablet Windows 8 langsung mengundang kritikan karena penyertaan kipas pendingin. "Kebisingan Fan sangat terlihat, seperti panas yang keluar dari lubang atas," ujar salah satu peserta Joanna Stern.

HARDWARE "SAMSUNG CIPTAKAN NOTEBOOK WINDOWS 8"


CALIFORNIA - Sistem operasi ikonik terbaru Microsoft, yakni Windows 8 dikabarkan tidak hanya berjalan pada tablet, tapi juga notebook. Tampaknya Samsung berniat memproduksi notebook yang menjalankan sistem operasi tersebut.


Samsung agaknya berambisi untuk menjadi yang terdepan untuk perangkat yang berjalan pada Windows 8. Sebab sebelumnya vendor asal Korea Selatan ini akan membuat tablet Windows 8 dan kali ini juga berniat untuk memproduksi notebook yang menggunakan sistem operasi tersebut. Demikian seperti dikutip Softpedia, Sabtu (12/11/2011).

Tampaknya kenginan Samsung ini akan menjadi perseteruan pertama antara Windows 8 dengan Android dalam membuat sistem operasi yang populer di tahun depan. Namun sampai sekarang belum banyak informasi mengenai fitur dari Windows 8.

Samsung jelas bukan satu-satunya yang akan memproduksi tablet dan notebook yang menjalankan Windows 8. Akan tetapi kemungkinan besar, tablet Series 7 dan notebook Windows 8 besutan Samsung akan menggunakan prosesor Intel Core i5, dengan RAM sebesar 4GB. Untuk tablet-nya kemungkinan akan menggunakan layar sentuh berukuran 11,6 inci dengan resolusi mencapai 1.366x768 piksel.

Sementara konekivitas yang sudah menjadi keharusan perangkat mobile seperti WiFI, Bluetooth, USB, webcame dan slot kartu memori juga akan terpasang agar terlihat sempurna.

HARDWARE "G&D Umumkan SIM Card Terkecil di Dunia"


MUNICH - Giesecke and Devrient (G&D) mengumumkan nani-SIM pertama di dunia. Kartu SIM terkecil di dunia ini berukuran dua per tiga ukuran micro-SIM.


Seperti dilansir melalui ITwire, Sabtu (12/11/2011), G&D mengklaim nano-SIM ini akan menjadikan para produsen mampu menciptakan produk yang lebih tipis dengan performa lebih baik. Ini bisa jadi merupakan jalan pintas menuju teknologi baru di tahun 2012.



Untuk memperkecil kartu SIM sampai pada ukuran 0,105 milimeter adalah sebuah tantangan teknis yang sangat berat, dan lebih sulit lagi memprediksi setipis apa peralatan canggih yang akan diproduksi.



Ketebalan tersebut berarti sekitar 85 persen dari ketebalan standar kartu SIM, yaitu 0,7milimeter. Sedangkan dimensinya berada pada ukuran 12milimeter x 9 milimeter.



Nano-SIM ini diharapkan dapat memperoleh standarisasi dari ETSI (European Telecommunications Standard Institute) pada akhir tahun ini.



SEA GAMES "INDONESIA VS THAILAND"




JAKARTA
 – Timnas U-23 Indonesia memastikan satu tempat di semifinal setelah mengalahkan Thailand 3-1 dalam laga penyisihan Grup A di stadion Gelora Bung Karno, Minggu (13/11/2011). Hasil ini juga otomatis menutup peluang Negeri Gajah Putih ini lolos ke semifinal.

Gol kemenangan garuda Muda dicetak oleh Titus Bonai di menit ke-34, Patrick Wangai di menit ke-61 dan Ferdinand Sinaga pada masa injury time babak kedua. Thailand hanya mampu membalas lewat tendangan penalti Ronnachai Rangsiyo di menit 50.

Thailand yang bermain dengan 10 orang sejak menit ke-12 karena bek kiri mereka Theeraton Bunmathan mendapat kartu kuning kedua setelah mengganjal Andik Virmansyah di luar kotak penalti, pada awal pertandingan mampu mengimbangi permainan Garuda Muda. Unggul jumlah pemain membuat, Indonesia mampu mendominasi pertandingan di 45 menit pertama.

Indonesia mendapat peluang di menit ke-17 ketika Diego Michels mampu menyundul bola hasil tendangan sudut. Sayang, bola masih dapat ditepis kiper Thailand Komkrit Cumsokcheak.

Tim Gajah Putih mencoba bangkit dengan melakukan serangan balik di menit ke-19 lewat Natarid Thammroddodpon, namun tendangannya masih ditepis Kurnia Meiga. Timnas U-23 kembali mendapatkan peluang saat tendang dari luar kotak penalti Diego mesih membentur mistar pada menit ke-27.

Indonesia mampu memecah kebuntuan ketika akselerasi Hasim Kipuw yang langsung mengirim umpan silang dari sisi kanan pertahanan Thailand dan disambut dengan tandukkan Tibo di menit ke-34 yang membawa Merah Putih unggul 1-0.

Indonesia sesungguh mendapat satu lagi peluang emas di menit 39, sayang Andik kurang tenang setelah mendapat umpan dari Tibo sehingga bola melambung di atas mistar gawang. Hingga wasit meniup peluit panjang tanda babak pertama berakhir, belum ada lagi gol yang tercipta.

Babak kedua

Thailand yang berada dalam posisi tertinggal mencoba mengambil inisiatif serangan sejak babak kedua dimulai. Thammroddodpon yang sering membongkar pertahanan Timnas U-23 terpaksa harus diganjal Abdul Rahman di menit ke-50 di kotak terlarang sehingga Thailand dihadiahkan penalti.

Kapten Ronnachai Rangsiyo yang menjadi algojo sukses menaklukkan kiper Kurnia Meiga sehingga membuat kedudukan menjadi 1-1.

Setelah gol itu, para pemain Indonesia tampak terlecut untuk kembali memimpin. Serangan terus dilancarkan para pemain Garuda Muda hingga pada menit ke-61, tendangan sudut Egi membuat kemelut di depan gawang Thailand mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Patrick Wanggai melalui sundulan kepalanya sehingga membawa Indonesia kembali unggul 2-1.

Thailand harus bermain dengan sembilan orang ketika Ekkasit Chaobut dikartu merah wasit karena menerjang secara kasar Andik di menit ke-75. Unggul jumlah pemain, tim asuhan Rahmad Darmawan ini mencoba mencetak gol kembali, kendati Tim Gajah Putih terus mencoba mengimbangi permainan Gunawan Dwi Cahyo cs.

Indonesia mampu memperbesar keunggulan di masa injury time saat Patrich Wanggai dengan jeli memberi umpan kepada pemain pengganti Ferdinand Sinaga yang tak terkawal. Ferdinand dengan sempurna mampu mengecoh kiper Thailand dan membuat kedudukan menjadi 3-1.

Gol dari Ferdinand menjadi gol terakhir dalam pertandingan ini, hasil ini juga memastikan Thailand tak bisa lolos ke babak semifinal karena telah mengantongi dua kekalahan.

Susunan Pemain

Indonesia: Kunia Meiga (1), Egi Melgiansyah (8), Octovianus Maniani (10), Gunawan Dwi Cahyo (13), Hasim Kipuw (15), Andik Vermansyah (21), Diego Michiels (24), Titus Bonai (25), Hendro Siswanto (26), Patrich Wanggai (27), Abdul Rahman (28)

Cadangan: Seftia Hadi (2), Yericho Cristiantoko (5), Mahardiga Lasut (6), Yongki Aribowo (7), Ramdani Lestaluhu (11), Andritany Ardhiyasa (12), Lucas Mandowen (14), Ferdinan Sinaga (17), Stevie Bonsapia (18)

Thailand: Seeket madputeh (3), Sarach Yooyen (8), Ronnachai Rangsiyo (9), Isarapong Lilakorn (11), Kroekrit Thawikan (12), Natarid Thammroddodpon (14), Theeraton Bunmathan (15), Sutjarit Jantakol (16), Pokklaw A-Nan (17), Ukrit Wongmeena (18), Komkrit Cumsokcheak (20)

Cadangan: Panupong pijittham (1), Werawut Kayen (2), Attapong Nooprom (4), Ekkasit Chaobut (5), Adsisak Krisorn (6), Chalermsak Kaewsooktae (7), Naruphol Ar-Romsawa (10), Phonlawut Donchui (13), Tanapol Udomlap (19)




SEA GAMES HARI KETIGA, INDONESIA JADI JUARA UMUM SEMENTARA


   JAKARTA - Pertandingan SEA Games sudah memasuki hari ketiga. Perolehan medali emas Indonesia melejit pada Minggu (14/11/2011), dan meninggalkan para pesaingnya.

Seperti diketahui, pada pertandingan SEA Games Minggu kemarin, setidaknya 31 emas diperebutkan oleh para atlet berbagai negara di asia ini. Hasilnya, Indonesia berhasil menyabet sekira 17 emas.
Cabang olahraga Sepatu Roda menjadi primadona dalam pertandingan Minggu kemarin. Cabang olahraga ini berhasil menyumbang empat medali emas. Selain Sepatu Roda, sejumlah cabor juga tampil ciamik.
Cabor itu diantaranya Atletik, Kano dan Karate yang masing-masing menyumbang tiga medali emas untuk Merah Putih. Sementara itu, cabor lain yang mempersembahkan medali emas adalah Renang (dua emas), Bersepeda (satu emas) dan Loncat Indah (satu emas).
Praktis, tambahan 17 medali emas ini membuat Indonesia berada di puncak klasemen sementara klasemen SEA Games. Kontingen Merah Putih mengalahkan Thailand yang berada di peringkat kedua dan Vietnam yang ada di posisi ketiga.
Berikut lima besar klasemen SEA Games
1. Indonesia 40 Emas; 29 Perak; 21 Perunggu; Total 90
2. Thailand 21 Emas; 16 Perak; 24 Perunggu; Total 61
3. Vietnam 17 Emas; 19 Perak; 19 Perunggu; Total 55
4. Singapura 12 Emas; 17 Perak; 21 Perunggu; Total 41
5. Malaysia 9 Emas; 10 Perak; 17 Perunggu; Total 36



"SEA GAMES" Di Final, Ricky Yang Hadapi Juara Dunia Billiard

Di Final, Ricky Yang Hadapi Juara Dunia Billiard


  PALEMBANG - Atlet andalan billiard Indonesia Ricky Yang berhasil masuk babak final billiard nomor pool 8 single yang akan berlangsung Senin (14/11/2011) di Opi Convention Center, Palembang menghadapi Juara Dunia asal Filipina Dennis Orcollo.

Hasil kemenangan Ricky di semifinal melawan Nguyen Phuang Thao asal Vietnam cukup dramatis. Setelah sempat tertinggal 4-6, berkat ketenangan dan berbekal pengalaman yang dimiliki, akhirnya berhasil menang dengan skor 7-6.
Ricky mengaku hasil kemenangan di semifinal cukup memuaskan. "Tugas belum berakhir, saya akan berjuang lagi untuk mendapatkan emas demi Indonesia," kata Ricky, Minggu (13/11/2011) kepada Okezone usai memastikan diri menembus babak final.
Peluang mendapatkan emas di final nanti, dituturkan Ricky, cukup berat karena akan menghadapi lawan tangguh Orcollo. Pebilliard asal Filipina tersebut berpredikat sebagai seorang juara dunia.
Kendati demikian, Ricky akan berusaha keras mempersembahkan medali emas. "Walau agak berat menghadapi juara dunia, tapi saya akan berusaha memberi yang terbaik karena peluang final nanti 50-50," ucapnya
Kiprah Ricky di cabor billiard tidak bisa dianggap sebelah mata, prestasi Ricky terbilang fenomenal. Gelar juara dunia pernah diraih pada tahun 2009 di Filipina, emas SEA Games 2007 pun pernah diraih saat Thailand menjadi tuan rumah.
Seperti diketahui SEA Games Laos lalu, Ricky menyumbang 2 perak untuk Indonesia. Sementara itu, di SEA Games 2011 di Palembang, Ricky akan turun di nomor pool 8 single dan pool 9 single.